ICD X

ICD X

Sampai dengan hari ini , sudah 11 tahun pemberlakuan ICD-X di Indonesia yaitu sejak  SK Menteri Kesehatan RI No.50/Menkes/SK/I/1998 perihal klassifikasi internasional mengenai penyakit revisi ke 10 pada rumah sakit dan puskesmas di Indonesia, tetapi kenapa masih ada rumah sakit atau puskesmas yang belum dapat mengaplikasikannya??
Beberapa unit/dinas kesehatan daerah telah menerapkan suatu aplikasi Sistem Informasi Penyakit (SIP) . dengan model input ICD X. dengan luaran laporan LB1 versi ICD X. hanya saja luaran ini sangat rinci misalnya untuk menegakan diagnose harus menggunakan hasil pemeriksaan Laboratorium sedangkan fasilitas untuk itu belum semuanya dimiliki oleh unit pelayanan tersebut , sehingga ada beberapa  seksi yang mengelola pelaporan masih cenderung menggunakan format LB1 penggalan ICD IX .
Dampak keadaan ini yaitu adanya penggunaan nomenklatur yang tidak sama antara rujukan dari pelayanan dasar yang masih menggunakan ICD-IX ke unit pelayanan penerima rujuka yang telah menerapkan ICD-X ( salah-satu penyebab timbulnya permasalahan dalam sistem informasi rumah sakit (SIRS) atau SIMRS di rumah sakit.

International Statistical Classification of Diseases and Related Health Problems
10th Revision, Version for 2007

Karena keterbatasan space maka bagi pemirsa yang membutuhkan Daftar ICD-X dalam bentuk softcopy (11.000 record lebih) dapat menghubungi kami.




    Tinggalkan Balasan

    Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

    Logo WordPress.com

    You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

    Gambar Twitter

    You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

    Foto Facebook

    You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

    Foto Google+

    You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

    Connecting to %s



%d blogger menyukai ini: